BELAJAR PTK DAN BEST PRACITICE



Semua guru pastinya terutama yang diwajibkan menulis biasanya bagi PNS untukmemenuhi naik pangkat.  Susah susah gampang dalam menyusun  atau menentukan latar belakang  menentukan PTK. 

Itu modal  atau titik awal  yang menentukan  PTK dapat dilakukan terimakasih malam ini saya diberi kesempatan oleh Omjay, dadakan  kemarin diminta beliau... semoga bisa menyampaikan  ttg  menerbitkan  hasil PTK Lalu  setelah  membuat PTK dapatkah kita  mendapatkan  nilai PAK versi lain,  ini terutama bagi PNS. selain artikel untuk dijurnalkan, dapat pula  kita jadikan buku. 
Buku ini memiliki kebermanfaatan lain juga sebagai bahan literasi bacaan pendidik lain dalam melakukan PTKnya juga.

Banyak versi dan ciri khas setiap guru dalam menyusun PTK. saya menerima banyak naskah untuk diterbitkan dari penulis. dan tentunya saya tidak menerbitkan asal langsung  cetak hasil PTK. tetapi mengubah terlebih dahulu selayaknya buku yang lebik oke penampakannya untuk dibaca, juga menarikBagaimana caranya?.. ini versi saya  akan saya bagikan. Perlukah saya memberikan contoh terlebih dahulu dari PTK.
 
karena banyak penulis yang blm mengubah PTK menjadi buku, saya lebih mengaahkan mereka mengubah versi buku terlebih dahulu. 

kepada moderator saya persilahkanMungkin itu yang saya sampaikan , untuk pertanyaan silahkan disampaikan semoga bisa membantu penulis menyusun buku ya.  dan saya masih belajar...mohon maaf bila salah dalam isi penyampaian. 

Dalam mengubah PTK  menjadi buku, penting sekali memperbannyak isi materi variabel bebasnya dari kata kunci judul buku kita. atau lebih memperluas isi bacaannya. tentunya  berdasarkan sumber yang relevan. 

 Menulis
Penelitian Tindakan yang Kelas
Daftar Isi
Kata Pengantar Penulis – 3
Kata Pengantar Penerbit - 4
Daftar Isi – 5
1. Mengenal Profesi Guru – 8
A. Pengertian Guru – 9
B. Kriteria Guru – 10
C. Syarat Guru – 11
D. Fungsi dan Peran Guru – 14
2. Tingkatkan Tradisi Menulis PTK – 21
A. Alasan Guru Takut Menulis PTK – 21
B. Manfaat Menulis PTK –
3. Hakikat Penelitian Tindakan Kelas – 27
A. Pengertian – 27
B. Prinsip Penelitian Tindakan Kelas – 31
C. Karakteristik Penelitian Tindakan Kelas – 32
D. Tujuan Penelitian Tindakan Kelas – 34
4. Model-Model PTK – 37
A. Model Kurt Lewin – 37
B. Model Kemmis dan Mc Taggart – 38
C. Model John Elliot – 39
D. Model Hopkins – 41
E. Model Kemmis – 42
5. Penyusunan Proposal PTK – 40
A. Judul Penelitian – 44
B. Bidang Ilmu – 44
C. Pendahuluan – 45
D. Perumusan dan Pemecahan Masalah – 45
E. Tujuan Penelitian – 46
F. Manfaat Penelitian – 46
G. Kajian Pustaka – 46
H. Rencana dan Prosedur Penelitian - 46
6. Prosedur PTK – 45
7. Contoh Proposal Penelitian Tindakan Kelas IPA-52
8. Contoh Laporan Penelitian Tindakan Kelas IPA–73
9. Contoh Penelitian Tindakan Kelas Bahasa Inggris 117
Daftar Pustaka – 166
Biografi Penulis 1– 169
Biografi Penulis 2 – 171

ini misalkan contoh PTK sederhana saya  tahun 2014..

lalu bagaimana saya membukukannnya, bisa menjadi 2 versi. 

ini buku versi ke 2 yang saya susun bagaimana menerbitkan buku PTK Kita.  

Banyak teman teman  boleh menentukan, mau versi satu atau versi saya yang pernah saya buat. 

silahkan bebas memilih
karena banyak penulis yang blm mengubah PTK menjadi buku, saya lebih mengaahkan mereka mengubah versi buku terlebih  dahulu

Alhamdulillah luar biasa
Mungkin itu yang saya sampaikan , untuk pertanyaan silahkan disampaikan semoga bisa membantu penulis menyusun buku ya.  dan saya masih belajar...mohon maaf bila salah dalam isi penyampaian moderator saya persilahkan

Dalam mengubah PTK  menjadi buku, penting sekali memperbannyak isi materi variabel bebasnya dari kata kunci judul buku kita. atau lebih memperluas isi bacaannya. tentunya  berdasarkan sumber yang relevan.  

ini misalkan contoh PTK sederhana saya  tahun 2014. 

lalu bagaimana saya membukukannya, bisa menjadi 2 versi

saya mohon  yang menerima   materi ini tidak di publis di  web..hanya untuk pribadi peserta di sini, karena saya pernah mendapatkan  file peuyeum bandung saya di share di salah satu penerbit terkenal tanpa meminta izin terlebih dahulu ke saya. dan saya belum menghubungi mereka.

Semua guru pastinya terutama yang di wajibkan menulis biasanya bagi PNS untuk memenuhi naik pangkat.

Susah susah gampang dalam menyusun atau menentukan latar belakang menentukan PTK. 

Itu modal atau titik awal yang menentukan PTK dapat dilakukan lalu setelah membuat PTK dapatkah kita mendapatkan nilai PAK versi lain, ini terutama bagi PNS. 

selain artikel untuk dijurnalkan, dapat pula kita jadikan buku. Buku ini memiliki kebermanfaatan lain juga sebagai bahan literasi bacaan pendidik lain dalam melakukan PTKnya juga.

Banyak versi dan ciri khas setiap guru dalam menyusun PTK. saya menerima banyak naskah untuk diterbitkan dari penulis. dan tentunya saya tidak menerbitkan asal langsung cetak hasil PTK. tetapi mengubah terlebih dahulu selayaknya buku yang lebik oke penampakannya untuk dibaca, juga menarik.

Bagaimana caranya?.. ini versi saya akan saya bagikan,




contoh-buku-ptkUnduh

ini misalkan contoh PTK sederhana saya tahun 2014. 

lalu bagaimana saya membukukannnya, bisa menjadi 2 versi



trik-mengubah-ptkUnduh

saya mohon yang menerima materi ini tidak di publis di web..hanya untuk pribadi peserta di sini, karena saya pernah mendapatkan file peuyeum bandung saya di share di salah satu penerbitvterkenal tanpa meminta izin terlebih dahulu ke saya. dan saya blm menghubungi mereka.

contoh-buku-ptk-1Unduh

ini buku versi ke 2 yang saya susun bagaimana menerbitkan buku PTK Kita
teman teman boleh menentukan, mau versi satu atau versi saya yang pernah saya buat. 

silahkan bebas memilih ini merupakan beberapa PTK dan Inobel maupun best pract yang saya terbitkan menjadi buku, karya sahabat guru nasional.

ini juga, cara kita mengambil judul dari PTK saya simpelkan seperti ini salah satunya buku Omjay, PTK yang telah lolos Inobel 2018. dan menjadi buku saya ubah versi penyusunannya, agar tidak seperti laporan Inobel atau karena banyak penulis yang belum mengubah PTK menjadi buku, saya lebih mengaahkan mereka mengubah versi buku terlebih dahulu.

Mungkin itu yang saya sampaikan , untuk pertanyaan silahkan disampaikan semoga bisa membantu penulis menyusun buku ya. dan saya masih belajar…mohon maaf bila salah dalam isi penyampaian.

iya, .. dalam mengubah PTK menjadi buku, penting sekali memperbannyak isi materi variabel bebasnya dari kata kunci judul buku kita. atau lebih memperluas isi bacaannya. tentunya berdasarkan sumber yang relevan.

atau kata kunci dari PTK kita.. banyak guru kebingungan mencari judul. kita gak usah bingung, ambil intinya saja buku kita jadi asik tuk dikembangkan menjadi buku bacaan juga.dari PTK Kita. 



Saya M. H. Pahdi dr Banjarmasin
Apakah PTK yang dijadikan buku bisa bisa dari 2 orang guru yg bersama2 saat mlakukan PTK? Saat liat di panduan itu PTK sepertinya hanya sbagai pelengkap dalam Buku (sbg contoh saja). Apakah demikian?
trimakasih

Boleh dua orang. kan buku beda lagi nilainya dengan PTK. kita mengembangkan dari isi PTK kita lebih ke versi buku seperti yang saya share filenya. tidak masalah. tetapi kalau dalam pembagian angka kredit yang saya tahu. kalau yang menulis bukunya berdua pastinya dibagi dua untuk PAK.
Amannya 70 halaman. dan isi materi bahasan lebih diperbanyak jangan sesimpel PTK

Assalamualaikum bu hati. Senang sekali bisa kenal dengan sosok editor handal yg sudah menyunting beberapa ptk menjadi buku. Pertanyaan saya,
Bagaimana cara ibu bisa menjadi editor handal dan bisa membuat tulisan menjadi menarik untuk dibaca? apalagi dari ptk bisa berubah menjadi buku. 
keren sekali bu. 

Sukses terus ya bu. AAM NURHASANAH, LEBAK-BANTEN
terimakasih bu, saya masih belajar hanya membantu guru menerbitkan bukunya. Pastinya untuk mengubah buku menjadi PTK, saya banyak membaca buku best seller, bagaimana mereka menyajikan materi untuk menjadi sebuah buku. melihat tata letak sebuah buku agar lebih menarik dibaca.

juga menyediakan bacaan sumber lain. karena editor juga harus banyak membaca buku sumber relevan.

setiap buku bervariasi tentunya. ada yang sederhana menjadi luar biasa dari PTK.
tergantung isi konten PTK yang dibuat guru, dan kliknya ide kita mengembangkan.

Tetapi karena semakin banyak guru yang ingin dibantu mengubah PTK, saat ini saya menyerahkan kepenulis mengubah terlebih dahulu agar belajar juga membuat menjadi buku dari PTKnya.

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatu
Fatlun Thaib
Dari Gorontalo
1. Seberapa perlu pra siklus dalam PTK?
Boleh saran; selain membuat resume materi apa bisa di bagikan tema tulisan. Agar peserta makin fokus menulis
wa'alaikumussalam bu..terkamakasih..
saat saya menerima Researc Grant Seaqis… PTK kita bila satu siklus berhasil gpp.. kata Profesor penguji PTK saya tahun 2017 kan ada rencana kita persiapkan 2 siklus apabila tidak berhasil.
dan PTK fokus ke inti permasalahan, misalkan tentang ke karakter, atau misal ke pemahaman. jangan banyak indikator ..
misal meningkatkan ketermpilan dan hasil belajar… tapi fokus ke salah satu, ke keterampilan.dan diperjelas dalam tindakan juga refleksi.
no 2 saya kurang paham😄🙏

perkenalkan supyanto dari kota bekasi group 8.
mohon penjelasan bagian2 mana saja dari batang tubuh ptk yang dibuang, dan bagian mana pula yang perlu tambah dari ptk supaya memenuhi syarat menjadi sebuah buku?

Terimakasih pak supyanto, salam kenal juga. yang dibuang yang bagian misalnya:
pendahuluan.. bagian kata kata PTKnya…
bagian yang ditambahkan di materi kata kunci PTK kita. 
misalkan judul implementasi Media stearofom pembelajaran Organisasi kehidupan untuk meningkatkan kreativitas
kita kembangkan tentang Media (Pengetian, manfaat, jenis), Pembelajaran (materi tentang belajar mengajar), Kreativitas (diberi pengertian dan lainnya) Kita upayakan agar pembaca memahami isi buku kita secara lengkap, dan mengena apabila menjadi buku. bebas terserah penulis, karena setiap penulis memiliki ide dan kreativitas masing-masing yang berbeda sesuai penggalaman dan bacaannya yang dia dapat. semakin literatnya penulis akan semakin oke buku yang dia tulis.
Karena literasi rangkaian membaca, berpikir dan menulis.

trik-mengubah-ptk-1Unduh

Assalamualaikum selamat malam Bu hati,,saya noralia dari Semarang.
Dari outline kedua versi buku PTK yang saya tangkap, apakah benar jika versi buku PTK itu lebih ditekankan pembahasan pada tinjauan pustaka dan hasil penelitiannya Bu?
Data2 dan grafik yang didapat ketika penelitian apakah ikut dimasukkan ke dalam versi buku?
Apakah hasil penelitian R&D bisa juga dijadikan sebuah buku ibu?
Mohon penjelasannya . terimakasih

Terimakasih bu Noralia dari kel 8.
versi buku ke 2 itu PTK keseluruhan kita masukkan dalam buku. tapi diberi materi tentang PTK. seperti yang saya contohkan. itu pernah ditulis oleh Omjay dan saya juga.
data grafik boleh dimasukkan..itu bukti telah diterapkan atau diaplikasikan di kelas, tidak masalah bu. R&D juga bisa banget, yang tadi di kembangkan itu bu.

Assalamualaikum
Bu Hati saya Santi Jayapura
Mau bertanya
1.Untuk PTK yg dijadikan buku, itu satu PTK saja atau harus kumpulan PTK?
2.Apakah satu best Praktice juga bisa dijadikan buku
3.Untuk dibuat jadi buku apakah harus diseminarkan?

Sekarang sdh pembelajaran K 13
Saya punya PTK tapi tahun sebelum K13 dan perrnah jd juara di even My Teacher My Hero
Apakah boleh dibuat buku?
Terimakasih

wa'alaikumussalam bu Santi:
1.kalau mau membuat versi penulisan 1 cara saya satu PTK saja. kalau mau versi dua bisa beri contoh PTK satu atau lebih. banyaknjuga yg menulis Kumpulan PTK. biasanya saya menuliskan pembuka dannisi materi sepintas tentang PTK.
2.satu best bisa jadi buku. sangat bisa dan dikembangkan oleh penulis juga.
tidak usah diseminarkan tidak apa apa .
bisa banget
terimakasih bu.

Assalamualaikum
Saya eka lisdianty dari SMAN 1 Kawali Ciamis
Izin bertanya
1.Bu kan dalam ptk itu ada 3 siklus ya..bagaimana jiga di siklus akhir hasilnya mengalami penurunan?apakah PTK nya harus diulang atau itu juga bisa disebut dengan PTK?

Apa kah ada yang salah dalam penentuan variabel nya apabila terjadi hal demikian?
Terimakasih🙏

wa'alaikumussalam. terimakasih bu, Eka:
kalau siklus dua meningkat sudah saja, kalau siklus akhir menurun lakukan refleksi dan tindakan lagi bu.

Variabelnya jangan terlalu banyak.bisa aja kita tidak berhasil karena tidak fokus menilai setiap indikator dari variabel itu. fokus satu variabel dan mendalam pembahasannya bu. itulah namanya PTK.
maaf PTK saya yang di share itu banyak variabel. hanya contoh penyusunan saja. itu penelitian dulu 2014

Om Swastyastu Bu. Saya Mahayu dari Bali. Saya meminta saran, bagaimana caranya agar kita menerapkan suatu teori yang akan kita jadikan PTK menjadi efektif? 
Karena karakter belajar dan psikologi siswa dalam satu kelas sangat beragam? Terima kasih
terimakasih salam bu Mahayu.. agar efektif pastinya sesuai dengan tidnakannyang akan kita lakukan , jangan meluas bu. sesuainkata kunci judul PTK kita. .karena kalau kita bahas mendalam materi itu malah meluas juga.
Jadi teori fokus ke kata kunci PTK kita
ibu cari bahasannya mau karakter apa ke psikologi? salah satu saja bu

Assalamu 'alaikum bu hati,
Saya wiji (gelombang 8) - malang
Menarik sekali membuat ptk menjadi buku. Selama ini saya hanya berfikir hasil ptk dijadikan artikel jurnal.
Pertanyaan saya, dibagian buku yang manakah hasil hasil penelitian ditulis (dimunculkan) ?
Terima kasih

wa'alaikumussalam.. terimakasih bu wiji..
Bagian yang diberikan tindakan, atau kata kunci PTK ibu.
Muh. Said
Makassar
Pertanyaan :
Dalam penilaian Dupak sering PTK tidak dapat nilai dari Tim penilai. Dari pengalaman ibu apa kira- kira kekurangan sebzah PTK ?
Jelaskan perbedaan PTK dgn Best Practice !
terimakasih pak Said
sebzah itu apa… PTK kalau buku harus berbeda dari buku, kalau PTK mungkin ikuti sesuai peraturan di daerahnya masing- masing sebelum membuat PTK, kalau buat naik pangkat.
PTK dan best pract sangat berbeda.
PTK ada alur penelitian serangkaian observasi-rencana-tindakan-refleksi- juga bersiklus bila siklus satu tidak berhasil
best pract pengalaman terbaik dikelas dengan sistematika tertentu yang lebih simpel.
laporan PTK dapat dijadikan best Practice, nmaun laporan best Pract tidak dapat dijadikan PTK. itu menurut saya

Selamat malam ibu Hati.
PTK yang telah dibuat, ketika akan di buat jadi buku, apakah dilakukan daur ulang pada kalimat-kalimat yang digunakan atau hanya dipermak pada sejumlah bagian? Kira-kira caranya seperti apa mengolah kalimat PTK menjadi kalimat buku?

Tks. Yulius Roma_Tana Toraja_Gel.8.
terimakasih pak yulius.
bebas terserah penulis, pokoknya harus beda dengan PTK yang kita ajukan buat PtK.. hehe
dari susunan .
mau lengkap atau tidak lengkap, bisa ikuti cara yang saya share bentuk pdf. minimal 70 halaman kertas a5 untuk menjadi buku.
mengolahnkalimat PTK..jangan ada kata kata laporan pTK dati pengantar atau di pembuka pada bmengolahnkalimat PTK..jangan ada kata kata laporan pTK dati pengantar atau di pembuka pada buku.





Best pracitice

PEMBELAJARAN & PENILAIAN HOTS


RIWAYAT PENULIS

Penulis lahir di Bandung pada tanggal 14 desember1972 dan menyelesaikan pendidikan sarjana di STTI Bandung. pendidikan Sarjana di Jurusan Teknik Informatika – Fakultas Teknologi Teknik 2003

Setelah lulus kuliah, penulis langsung mengabdi di dunia pendidikan sebagai guru TIK honorer sekolah DISMAN 1 RANCAEKEK Tahun 2004 – sekarang  penulis mengajar TIK dan PKWU di SMAN 1 RANCAEKEK

KATA PENGANTAR

Puji syukur – penulis panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa yang atas karunianya sehingga Best Practice untuk Kegiatan Program Peningkatan Kompetensi Pembelajaran (PKP) berbasis zonasi dapat diselesaikan.

Peningkatan Pemahaman Peserta Didik Terhadap Materi “Topologi Jaringan Dan Dasar-Dasar Pemrograman ” Sampai Pada Tingkatan Hots Melalui Model Pembelajaran Problem Based Learning Di Sma Negeri 1 Rancaeek Sampai Pada Tingkatan HOTS, merupakan Judul Best Practice yang disesuaikan dengan materi pada program PKP di zonasi yang penulis ikuti yaitu Topologi Jaringan Dan Dasar-Dasar Pemrograman.
Semoga tulisan ini bermanfaat bagi teman-teman guru TIK/Informatika dan memberikan inspirasi untuk mengembangkannya pada topic-topik materi Informatika yang lainnya demi untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam pembelajaran TIK/Informatika. 

Ucapan terima kasih penulis sampaikan pada Guru Inti, Kepala Sekolah, panitia pusat belajar dan juga rekan-rekan satu kelas program PKP zonasi pusat belajar SMAN 1 Majalaya yang telah memberi bimbingan dan masukan dalam penyusunan Best Practice ini.

Bandung, 


  Hj.  Nia Kania Dewi, ST. M. MPd


DAFTAR ISI

1. Pendahuluan

2. Pelaksanan Kegiatan

3. Hasil Kegiatan

4. Kesimpulan dan Rekomendasi

5. Pustaka

6. Lampiran

BAB I
PENDAHULUAN

Latar Belakang Masalah
Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional pasal 57 menyatakan bahwa evaluasi dilakukan dalam rangka pengendalian mutu pendidikan secara nasional sebagai bentuk akuntabilitas penyelenggara terhadap peserta didik, lembaga, dan program pendidikan pada jalur formal dan nonformal untuk semua jenjang, satuan dan jenis pendidikan.

Ujian Nasional (UN) dan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dari sistem pendidikan nasional. UN adalah sistem evaluasi standar pendidikan dasar dan menengah secara nasional dan persamaan mutu tingkat pendidikan antar daerah yang dilakukan oleh Pusat Penilaian Pendidikan. Sebagai bagian dari evaluasi, Indonesia melakukan benchmark Internasional dengan mengikuti Trends in International Mathematics and Science Study (TIMSS) dan Programme for International Student Assessment (PISA).

Hasil pengukuran capaian siswa berdasar UN ternyata selaras dengan capaian PISA maupun TIMS. Hasil UN tahun 2018 menunjukkan bahwa siswa-siswa masih lemah dalam keterampilan berpikir tingkat tinggi (Higher Order Thingking Skills) seperti menalar, menganalisa dan mengevaluasi. Oleh karena itu sisw harus dibiasakan dengan soal-soal dan pembelajaran yang berorientasi kepada keterampilan berpikir tingkat tinggi (Higher Order Thingking Skills) agar terbiasa dengan kemampuan berpikir kritisnya.

Untuk meningkatkan efisiensi, efektifitas, serta pemerataan mutu pendidikan, maka pelaksanaan Program PKB melalui PKP harus mempertimbangkan pendekatan kewilayahan atau dikenal dengan istilah zonasi. Melalui langkah ini, pengelolaan kelompok kerja guru, yang selama ini dilakukan melalui gugus atau rayon, dapat terintegrasi melalui zonasi pengembangan dan pemberdayaan guru. 

Kegiatan diklat PKP ini dalam rangka untuk menemukan solusi pembelajaran di dalam kelas TIK agar nantinya para peserta didik memiliki kemampuan sampai pada berfikir tingkat tinggi (HOTS) berupa transfer knowledge, Critical thinking, Creativity  serta problem solving yang terintegrasi dengan ketrampilan abad 21 yaitu penguatan pendidikan karakter (PPK), literasi dan 4Cs (CreativityThinking and innovation, Critical Thinking and Problem Solving,  Communication and Collaboration.

Jenis Kegiatan

             Best pracitice ini melaporkan tentang kegiatan Program PKP berbasis zonasi saat ON JOBS yang aktivitas utamanya membuat rencana pembelajaran dan penilaian yang berorientasi pada HOTS dan ketrampilan abad 21 serta mempraktikannya dalam real teaching di kelas untuk unit pembelajaran Topologi Jaringan dan Dasar-dasar Pemrograman. 

Manfaat Kegiatan
Manfaat Program PKP Berbasis Zonasi ini adalah sebagai berikut:
Membiasakan guru untuk membuat pembelajaran yang berorientasi pada keterampilan berpikir tingkat tinggi mulai dari perencanaan, pelaksanaan hingga penilaiannya;
Membiasakan siswa untuk berpikir tingkat tinggi sehingga dapat meningkatkan kompetensinya;
Memberikan acuan kepada kepala sekolah dalam pelaksanaan supervisi akademik;
Memberikan acuan kepada pengawas sekolah dalam pelaksanaan supervisi akademik dan manajerial.


BAB II 
PELAKSANAAN KEGIATAN

Tujuan dan Sasaran Kegiatan
Tujuan kegiatan Program PKP Berbasis Zonasi adalah meningkatkan kompetensi siswa melalui pembinaan guru dalam merencanakan, melaksanakan sampai dengan mengevaluasi pembelajaran yang berorientasi pada keterampilan berpikir tingkat tinggi (Higher Order Thinking Skills/HOTS).
Sasaran kegiatan Program PKP Berbasis Zonasi adalah  siswa kelas X dan XI program IPA/IPS  di SMAN 1 RANCAEKEK. 

Bahan/Materi Kegiatan
Bahan yang digunakan dalam praktik pembelajaran ini adalah materi  kelas X untuk materi Dasar-dasar Pemrograman dan di kelas XI untuk materi Topologi Jaringan, sebagai berikut ini:
Kelas X IPA/IPS

KD 3.8
Mengenal notasi algoritma.


KD 4.8
Menulis program sederhana dengan satu program utama yang memakai salah satu atau gabungan dari pengetahuan 3.8.1 sampai dengan 3.8.5 


Kelas XI IPA/IPS

KD 3.2
Mengenal topologi jaringan, sehingga berapa banyak komputer yang terhubung serta dampaknya terbatas


KD 4.2
Melakukan setting koneksi dengan aman ke jaringan dari suatu perangkat



Metode/Cara Melaksanakan Kegiatan
Metode/Cara yang digunakan dalam pelaksanaan praktik pembelajaran pada kegiatan PKP  ini adalah menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning pada masing-masing materi pembelajaran yang telah ditentukan.
Berikut ini adalah langkah-langkah pelaksanaan praktik pembelajaran yang telah dilakukan penulis.
Pemetaan KD
Pemetaan KD dilakukan untuk merancang pembelajaran yang digunakan di kelas X dan XI program IPA/IPS. Berdasarkan hasil telaah KD,  untuk kelas X dan XI penulis menggunakan model problem based learning dengan metode simulasi mengidentifikasi masalah dari penayangan video.
Analisis Target Kompetensi
Hasil analisis target kompetensinya sebagai berikut.
Untuk materi pembelajaran kelas X :
No.
Kompetensi Dasar
Target Kompetensi

3.8
Mengenal notasi algoritma.
Memahami notasi algoritma

4.8
Menulis program sederhana dengan satu program utama yang memakai salah satu atau gabungan dari pengetahuan 3.8.1 sampai dengan 3.8.5
Membuat program sederhana dengan satu program utama yang memakai salah satu atau gabungan dari pengetahuan 3.8.1 sampai dengan 3.8.5 



Untuk materi pembelajaran kelas XI :
No.
Kompetensi Dasar
Target Kompetensi

3.2 
Mengenal topologi jaringan, sehingga berapa banyak komputer yang terhubung serta dampaknya terbatas
Mengenal topologi jaringan, sehingga berapa banyak komputer yang terhubung serta dampaknya terbatas

4.2
Melakukan setting koneksi dengan aman ke jaringan dari suatu perangkat
Melakukan setting koneksi dengan aman ke jaringan dari suatu perangkat


Perumusan Indikator Pencapaian Kompetesi
Indikator pencapaian kompetensi untuk kelas X dirumuskan sebagai berikut :
No
KOMPETENSI DASAR
INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI

3.8
Mengenal notasi algoritma..

3.8.1 

Mampu menyebutkan jenis instruksi yang dituliskan dalam notasi algoritma dan menyebutkan dampak
eksekusinya.




3.8.2
Mengenal kerangka program utama dan isinya serta struktur sebuah program dalam bahasa yang dipilih untuk diajarkan.  



3.8.3
Menganalisis notasi algoritma: variabel, assignment, kondisional, loop 



3.8.4
Menganalisis kerangka program utama dalam bahasa yang dipilih 

4.8
Menulis program sederhana dengan satu program utama yang memakai salah satu atau gabungan dari pengetahuan 3.8.1 sampai dengan 3.8.5
4.8.1  

Menulis program sederhana sesuai spesifikasi, mendebug jika ada kesalahan kemudian mentest sampai benar.



4.8.2   

Menelusuri eksekusi sebuah program


Indikator pencapaian kompetensi untuk kelas XI dirumuskan sebagai berikut :
No
KOMPETENSI DASAR
INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI

3.2
Mengenal topologi jaringan, sehingga berapa banyak komputer yang terhubung serta dampaknya terbatas 
Menjelaskan Jenis-Jenis Topologi Jaringan Komputer 
Menjelaskan Kekurangan dan kelebihan Topologi Jaringan Komputer
Menganalisis  Jenis-Jenis Topologi Jaringan Komputer 
Menganalisis Kekurangan dan kelebihan Topologi Jaringan Komputer  


4.2
Melakukan setting koneksi dengan aman ke jaringan dari suatu perangkat
Menerapkan Akses Internet dengan Aman
Melakukan Akses Internet dengan Aman dan mudah


Pemilihan Model Pembelajaran
Model pembelajaran yang dipilih adalah Problem Based Learning (PBL)
Merencanakan kegiatan Pembelajaran sesuai dengan model pembelajaran
Pengembangan desain pembelajaran dilakukan dengan merinci kegiatan pembelajaran yang dilakukan sesuai dengan sintak Problem Based Learning (PBL).
Berikut ini adalah rencana kegiatan pembelajaran yang dikembangkan berdasarkan model Problem Based Learning.
Kegiatan pembelajaran di kelas X
Sintak Model Pembelajaran
Kegiatan Pembelajaran

Orientasi peserta didik pada masalah ;
Guru menjelaskan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai dari materi yang akan dibahas.
Guru menjelaskan permasalahan yang akan dibahas tentang :
Bagaimana langkah-langkah penyelesaian suatu masalah  dengan menggunakan bahasa pemrograman..

Mengorganisasikan peserta didik untuk belajar ;
Guru memastikan setiap peserta didik/anggota kelompok memahami tugas masing-masing kelompok yang harus diselesaikan; 
Guru memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk bertanya; 
Guru membagikan bahan bacaan terkait aktivitas yang telah disiapkan kepada peserta didik.

Membimbing penyelidikan individu maupun kelompok;
Guru memantau keterlibatan peserta didik dalam mengumpulkan dan mengolah informasi yang ditemukannya; 
Guru memantau dan mendampingi kelompok dalam memahami bahan bacaan yang ada;
Memotivasi peserta didik (kelompok) untuk berfikir logis dan mencari solusi dalam menyelesaikan persoalan

Mengembangkan dan menyajikan hasil karya;
Guru memantau diskusi dan membimbing pembuatan laporan sehingga karya setiap kelompok siap untuk dipresentasikan;
Mengarahkan untuk bisa menghargai pendapat teman/kelompok lain ketika menyampaikan/memaparkan hasil diskusi. 


Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah;
Guru meminta semua kelompok bermusyawarah untuk menentukan kelompok pertama yang akan mempresentasikan (mengkomunikasikan) hasil dikusinya di depan kelas secara runtun, sistematis, santun dan hemat waktu. 
Guru memberikan kesempatan kepada anggaota kelompok penyaji untuk memberikan penjelasan tambahan.
Guru memberikan kesempatan kepada kelompok lain untuk memberikan tanggapan terhadap hasil presentasi kelompok penyaji dengan tutur kata yang sopan. 
Dengan bimbingan guru, kelompok yang lain mengevaluasi hasil presentasi kelompok penyaji serta memberikan masukan bila diperlukan.
Guru memberikan kesempatan kepada kelompok lain yang mempunyai jawaban berbeda dari kelompok penyaji pertama untuk mengkomunikasikan hasil diskusi kelompoknya secara runtun, sistematis, santun dan hemat waktu.
Guru mengumpulkan semua hasil diskusi kelompok.


Catatan : Selama proses pembelajaran  berlangsung, guru memberikan penilaian kinerja siswa mengamati sikap tanggung jawab dan  kerjasama dengan sesama anggota kelompok.



Kegiatan pembelajaran di kelas XI
Sintak Model Pembelajaran
Kegiatan Pembelajaran

Orientasi peserta didik pada masalah;
Guru menjelaskan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai dari materi yang akan dibahas.
Guru menjelaskan permasalahan yang akan dibahas tentang :
Bagaimana alur informasi/ data dapat diterima oleh komunitas
Bagaimana menghubungkan komputer satu dengan komputer lain, agar dapat saling bertukar informasi


Mengorganisasikan peserta didik untuk belajar
Guru membimbing siswa membuat kelompok (6 Kelompok)
Guru membagikan lembar kerja kepada setiap kelompok
Guru memberikan instruksi kepada siswa untuk mencari informai melalui internet tentang materi yang dibahas
Guru berkeliling mencermati dan memberikan bimbingan apabila ada kesulitan yang dialami setiap kelompok
Mendorong siswa untuk bekerjasama dengan teman sekelompoknya


Membimbing penyelidikan individu maupun kelompok;
Meminta peserta didik secara berkelompok untuk mengidentifikasi jenis-jenis topologi jaringan komputer
Meminta peserta didik secara berkelompok untuk menggambarkan pada lembar kerja setiap jenis topologi jaringan 
Meminta peserta didik secara berkelompok untuk mengidentifikasi kelebihan dan kekurangan topologi jaringan komputer
Meminta pesertta didik secara berkelompok untuk mengidentifikasi manfaat jaringan komputer 
Guru mendorong agar peserta didik terlibat secara aktif dan saling membantu menyelesaikan masalah dalam diskusi kelompok
Selama peserta didik bekerja dalam kelompoknya, guru memperhatikan dan mengarahkan apabila ada pembahasan yang melenceng dari tema yang dibahas

Mengembangkan dan menyajikan hasil karya;
Guru meminta kepada setiap kelompok menyiapkan hasil laporan diskusinya.
Guru meminta kepada setiap kelompok menentukan perwakilan kelompoknya secara bermusyawarah untuk menyajikan atau mempresentasikan hasil laporannya di depan kelas


Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah;
Guru meminta semua kelompok bermusyawarah untuk menentukan kelompok pertama yang akan mempresentasikan (mengkomunikasikan) hasil dikusinya di depan kelas secara runtun, sistematis, santun dan hemat waktu. 
Guru memberikan kesempatan kepada anggaota kelompok penyaji untuk memberikan penjelasan tambahan.
Guru memberikan kesempatan kepada kelompok lain untuk memberikan tanggapan terhadap hasil presentasi kelompok penyaji dengan tutur kata yang sopan. 
Dengan bimbingan guru, kelompok yang lain mengevaluasi hasil presentasi kelompok penyaji serta memberikan masukan bila diperlukan.
Guru memberikan kesempatan kepada kelompok lain yang mempunyai jawaban berbeda dari kelompok penyaji pertama untuk mengkomunikasikan hasil diskusi kelompoknya secara runtun, sistematis, santun dan hemat waktu.
Guru mengumpulkan semua hasil diskusi kelompok.


Catatan : Selama pembelajaran   berlangsung, guru memberikan penilaian kinerja siswa mengamati sikap kerjasama siswa dengan sesama anggota kelompok.


Penyusunan Perangkat Pembelajaran
Berdasarkan rencana kegiatan tersebut, kemudian disusun perangkat pembelajaran meliputi RPP, bahan ajar, LKPD, dan instrumen penilaian. RPP disusun dengan mengintegrasikan kegiatan literasi, penguatan pendidikan karakter (PPK), dan kecakapan abad 21.

Alat dan Instrumen 
Media pembelajaran yang digunakan dalam Best Practise ini adalah :
   a.  Kelas X
Power point tentang Dasar-Dasar Pemrograman
Aplikasi Turbo Pascal
Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD)
   b. Kelas XI
Video pembelajaran yang berhubungan dengan topologi jaringan
Power point tentang jenis-jenis topologi jaringan
Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD)
Instrumen yang digunakan dalam Best Practise ini ada 3 macam yaitu 
Instrumen penilaian sikap untuk mengamati proses pembelajaran  berupa lembar observasi. 
Instrumen penilaian keterampilan untuk menilai kinerja peserta didik berupa penilaian presentasi.
Instrumen Penilaian kognitif untuk melihat sudah sejauh mana peserta didik memahami materi pelajaran yang telah disampaikn oleh guru berupa tes tertulis dalam bentuk pilihan ganda dan essay.

E. Waktu dan Tempat Pelaksanaan Kegiatan 
Waktu pelaksanaan kegiatan ini adalah mulai tanggal 19 Oktober s.d 16 November 2019 dengan dua lokasi tempat pelaksanaan kegiatan, yaitu :
Pelaksanan IN 1 s.d IN 5 :  Pusat Bealajar SMAN 1 Majalaya
Pelaksanaan ON 1 s.d ON 3  : SMAN 1 RANCAEKEK





























Komentar

  1. Yuk terbItkan buku dari hasil penelitian tindakan kelas.

    BalasHapus
  2. Saksikan siaran langsung omjay yang akan duet mau dengan anaknya di instagram nanti sore pukul 17.00 wib. Mari tonton ceritanya di https://youtu.be/fFWP_KBET1U

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

RESUME MEMBUAT BUKU DARI BLOGGER TERNAMA

Menggunakan Akun Google untuk Yutube

DESAIN PEMBELAJARAN MODERN